This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 23 Agustus 2014
Minggu, 15 Juni 2014
Tugas Ilmu Budaya Dasar ke -4
Reformasi di Bidang Hukum Demi Terciptanya Keadilan
Pengertian Reformasi Hukum
Reformasi hukum adalah perubahan secara drastis untuk perbaikan di bidang hukum dalam suatu masyarakat atau negara. Sedangkan menurut Menteri Kehakiman Muladi, reformasi hukum adalah proses demokratisasi dalam pembuatan, penegakkan, dan kesadaran hukum. Dalam hal pembuatan hukum bukan aspirasi penguasa saja yang ditonjolkan melainkan juga aspirasi dari siapa saja yang berkepentingan dengan pemerintahan. Reformasi hukum mempunyai arti penting guna membangun kelembagaan bagi pembentukan negara hukum yang dicita-citakan.
Reformasi Hukum Pada Masa Pemerintahan Orde Baru
Pada masa pemerintahan Orde Baru telah didengungkan pembaharuan bidang hukum namun dalam realisasinya produk hukum tetap tidak melepaskan karakter elitnya. Misalnya UU Ketenagakerjaan tetap saja adanya dominasi penguasa. DPR selama orde baru cenderung telah berubah fungsi, sehingga produk yang disahkannya memihak penguasa bukan memihak kepentingan masyarakat.
Prasyarat untuk melakukan rekonstruksi dan reformasi hukum memerlukan reformasi politik yang melahirkan keadaan demokratis dan DPR yang representatif mewakili kepentingan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah dan DPR merupakan kunci untuk pembongkaran dan reformasi hukum. Target reformasi hukum menyangkut tiga hal, yaitu : substansi hukum, aparatur penegak hukum yang bersih dan berwibawa, dan institusi peradilan yang independen. Mengingat produk hukum Orde Baru sangat tidak kondusif untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia, berkembangnya demokrasi dan menghambat kreatifitas masyarakat. Adanya praktek KKN sebagai imbas dari adanya aturan hukum yang tidak adil dan merugikan masyarakat.
Sejumlah masalah yang layak dicatat berkenaan dengan bidang hukum antara lain :
1. Sistem peradilan yang dipandang kurang independen dan imparsial
2. Belum memadainya perangkat hukum yang mencerminkan keadilan social
3. Interkonsistensi dalam penegakan hukum
4. Masih adanya intervensi terhadap hukum
5. Lemahnya perlindungan hukum terhadap masyarakat
6.Belum meratanya tingkat keprofesionalan para penegak hukum
Mewujudkuan Reformasi dibidang Hukum
1. Melakukan perubahan secara serius dan bertahap untuk menemukan nilai-nilai baru dalam kehidupan berbangsaan bernegara.
2. Menata kembali seluruh struktur kenegaraan, termasuk perundangan dan konstitusi yang menyimpang dari arah perjuangan dan cita-cita seluruh masyarakat bangsa
3. Melakukan perbaikan di segenap bidang kehidupan baik politik, ekonomi sosial budaya, maupun pertahanan keamanan.
4. Mengapus dan menghilangkan cara-cara hidup dan kebiasaan dalam masyarakat bangsa yang tidak sesuai lagi dengan tuntutan reformasi, seperti KKN, kekuasaan sewenang-wenang/otoriter, penyimpangan dan penyelewengan yang lain dan sebagainya.
Kesimpulan :
jadi menurut saya reformasi hukum sangat penting dilakukan demi terciptanya keadilan bagi seluruh rakyat indonesia, dengan adanya reformasi hukum tidak akan ada terjadi kesenjangan sosial antara penguasa dan bawahan, antara aparat dan warga sipil karena dimata hukum hak setiap warga negara itu sama. Setiap manusia yang melakukan tindakan penyimpangan baik korupsi, pembunuhan,pencurian dan lain-lain pasti diadili tidak akan ada pejabat yang bebas bisa membeli hukum dengan kekuasaannya.
Kamis, 01 Mei 2014
Tugas Ilmu Budaya Dasar ke -3
Harapan Terhadap Pemilu Pilpres 2014
Pemilihan umum (Pemilu) merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk memilih calon legislatif dan pemimpin Negara (Presiden dan Wakil Presiden). Pemilu 2014 akan dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu Pemilu Legislatif atau Pileg pada tanggal 09 April 2014 dan Pemilu Presiden atau Pilpres pada tanggal 09 Juli 2014 nanti. Oleh karena itu, tahun 2014 sangat penting dan menentukan masa depan bangsa Indonesia 5 tahun ke depan.
Pemilihan umum (pemilu) di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Setelah amandemen keempat UUD 1945 pada 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada 2007, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Pada umumnya, istilah "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilihan anggota legislatif dan presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.
Pemilihan umum berlangsung sebanyak 11 kali yaitu tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, 2009 dan 2014.
Harapan Saya Untuk Pemilu Pilpres di Indonesia tahun ini, Sebagai Berikut:
- Pada Pemilu Pilpres 2014 berlangsung dengan jujur, aman dan tertib sehingga menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah dan dapat memperjuangkan amanat penderitaan rakyat.
- Semua warga Indonesia menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon Presiden dan calon Wakil presiden sesuai dengan hati nurani tanpa ada paksaan dari pihak luar.
- Yang pasti siapa yang kelak yang akan terpilih dan memimpin bangsa ini dapat memberikan perubahan yang signifikan dalam memajukan bangsa indonesia baik didalam dan luar negeri, baik itu kemajuan ekonomi, pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) nya, sehingga indonesia bisa kembali seperti dahulu pada masa orde baru menjadi Macan Asia, yang disegani dan dihormati oleh bangsa lain.
- Berantas KKN yang menyengsarakan rakyat, membangun infrastuktur yang baik demi kelangsungan ekonomi kerakyatan, jungjung tinggi HAM terutama untuk para TKI yang butuh perlingdungan dari Pemerintah Pusat dan Daerah, terdapat banyak program yang membantu rakyat kecil.
Tugas Ilmu Budaya Dasar ke -2
Implementasi Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
A. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung,memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar. Bila belajar, maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya. Berarti pula ia telah bertanggung jawab atas kewajibannya. Sudah tentu bagaimana kegiatan belajar si mahasiswa, itulah kadar pertanggungjawabannya. Bila pada ujian ia mendapat nilai A, B atau C itulah kadar pertanggung-jawabannya.
Bila si mahasiswa malas belajar, dan ia sadar akan hal itu. Tetapi ia tetap tidak mau Belajar dengan alasan capek, segan dan lain-lain. Padahal ia menghadapi ujian.Ini berarti bahwa si mahasiswa tidak memenuhi kewajibannya,berarti pula ia tidak bertanggung jawab.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya.Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan,penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
B. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
Manusia itu berjuang memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia manghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam dalam usahanya itu manusia juga menuadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya. Atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
- Tanggung jawab terhadap diri sendiri
- Tanggung jawab terhadap keluarga
- Tanggung jawab terhadap Masyarakat
- Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
- Tanggung jawab terhadap Tuhan
C. PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
(a). Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
(b). Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.
Pada pertemuan kali ini sesuai dengan tema tugas softskill ke -2 yang akan saya bahas adalah Implementasi Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri.
Manusia disamping memiliki Tanggung Jawab juga memiliki Kewajiban yang keduanya saling berhubungan. Kewajiban adalah Sesuatu yang harus kita lakukan, sedangkan Tanggung Jawab adalah rasa yang dimiliki Manusia untuk menanggung setiap resiko yang akan terjadi apabila ia melakukan suatu hal. Dalam hal ini kita sebagai manusia memiliki tanggung jawab yang besar, karena untuk menjadi manusia yang sukses/berhasil di dunia dan akhirat kita harus mempunyai komitmen dalam menjalani hidup dan fokus terhadap tujuan agar apa yang kita inginkan bisa tercapai. Dalam melaksanakan Tanggung Jawab kita harus melaksanakan dengan sepenuhnya jangan setengah - setengah apalagi menghindar dari Tanggung Jawab tersebut. karena jika kita menghindar dari Tanggung Jawab maka masalah yang ada tidak akan terselesaikan bahkan bisa bertambah rumit yang menyebakan manusia itu semakin terpuruk karena beban yang ditanggungnya akan semakin berat. Jadi jadilah pribadi yang berani yang siap menaggung setiap resiko yang telah diperbuat dan harus dipertanggung jawabkan, minimal jika kita sudah melaksanakan dengan baik Tanggung Jawab terhadap diri sendiri maka Tanggung Jawab terhadap yang lainnya akan berjalan dengan lancar, karena sesungguhnya nilai kepribadian manusia baik buruknya dibangun dari Tanggung Jawab.
Tugas Ilmu Budaya Dasar ke -1
Kronologi Pembunuhan Ade Sara oleh Sepasang Kekasih
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2014/03/07/kronologi-pembunuhan-ade-sara-oleh-sepasang-kekasih
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nyawa Ade Sara Angelina suroto(19) hilang di tangan mantan kekasihnya bernama Hafitd (19). Saat mengeksekusi nyawa Angelina, Hafitd tidak seorang diri melainkan dengan pacar barunya bernama Assyifa(19).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan rencana pembunuhan itu direncanakan sejoli Hafitd dan Assyifa seminggu sebelum kejadian.
Diutarakan Rikwanto, kejadian bermula pada Senin (3/3/2014) saat itu Ade Sara berpamitan pada orangtuanya dengan alasan menginap di rumah temannya, di Rawamangun, Jakarta Timur. Termasuk izin untuk les bahasa Jerman di Jakarta Pusat.
Lalu keesokan harinya, Selasa (4/3/2014) pukul 21.00 WIB, Ade Sara Angelina bertemu dengan tersangka Assyifa di dekat Stasiun Kereta Api Gondangdia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.
Hal ini diketahui dari informasi teman Ade Sara yang mengatakan Ade sempat mengirim pesan memberitahu ia bertemu dengan Assyifa di Menteng.
"Saat ketemu itu, korban sempat berbincang dengan AF (Assyifa). AF mengajak korban bertemu tersangka Hafiz yang sudah menunggunya di dalam mobil Kia Visto," kata Rikwanto.
Assyifa beralasan mengajak korban berbaikan dengan Hafitd karena mereka teman satu SMA. Saat masuk ke mobil Hafitd, Assyifa dan Ade duduk di jok belakang, sementara Hafitd di depan.
"Terjadilah cekcok dan Hafitd memukul korban. Sedangkan Assyifa memegangi korban. Korban berontak dan menggigit tangan Hafitd serta berupaya kabur dari mobil," tegas Rikwanto.
Penganiayaan pun berlanjut, Hafitd mengemudikan mobil sambil menyetrum Ade Sara beberapa kali dan memukuli korban hingga pingsan.
Saat korban pingsan, Assyifa menyumpal mulut korban dengan potongan koran. Dan penyebab Ade Sarar tewas karena tenggorokannya tersumbat koran.
Mengetahui korban tewas, pasangan kekasih ini berputar-putar menggunakan mobil mulai dari ke Rawamangun, lalu ke Jakarta Selatan untuk mencari lokasi pembuangan mayat.
Sampai akhirnya pada Rabu (5/3/2014) mereka berputar-putar, hingga akhirnya di Tol Bintara Kota Bekasi, Assyifa membuang tas Angelina. Disertai pula membuang jenazah korban di pinggir tol.
Faktor yang menyebabkan terjadinya pembunuhan :
menurut saya tersangka Hafitd dan pasangan kekasihnya Assyfa mengalami semacam prasaan takut, khawatir dengan apa yang telah mereka lakukan, mereka tidak ingin kasus pembunuhan ini terbongkar sehingga untuk menyembunyikan kasus mereka berusaha menghilangkan jejak dengan membuangnya di jalan Tol.
Dari Segi kemanusiaan jelas pembunuhan terhadap Ade sara melanggar norma dalam perilaku kemanusiaan, mereka begitu kejam membunuhnya dengan sengatan listrik dan gumpalan kertas yang dimasukan dalam mulut ade sarah sehingga tertelan dan meninggal. menurut saya pembunuhan ini terjadi karEna faktor cemburu yang dialami oleh Assyfa kepada Hafid yang masih suka berhubungan dengan ade sarah, sehingga Assyfa mengajak dan mempengaruhi Hafid untuk membunuh mantan kekasihnya.
Jumat, 17 Januari 2014
Tugas Ilmu Sosial Dasar ke 3
Keadaan pelapiasan sosial dalam
lingkungan masyarakat
Masyarakat yaitu sekelompok manusia
atau individu yang memiliki norma-norma atau aturan yang ditaati di dalam
lingkungannya. Diantara individu satu dengan individu lainnya terdiri dari
latar belakang yang berbeda sehingga membentuk suatu masyarakat heterogen yang
terdiri dari kelompok-kelompok sosial. Dengan adanya kelompok sosial maka akan
terbentuk pula suatu pelapisan sosial yang terjadi di dalam masyarakat.
Pengertian pelapisan sosial
Pelapisan
sosial atau stratification berasal dari kata stratum, jamaknya strata
yang berarti lapisan. Menurut Pitirim A. Sorokin, pelapisan sosial adalah
pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atau
hierarkis. Hal tersebut dapat kita ketahui adanya kelas-kelas tinggi dan
kelas-kelas yang lebih rendah dalam masyarakat.
Menurut P.J. Bouman, pelapisan sosial adalah
golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan
beberapa hak istimewa tertentu.Oleh karena itu, mereka menuntut gengsi
kemasyarakatan. Hal tersebut dapat dilihat dalam kehidupan anggota
masyarakatyang berada di kelas tinggi. Seseorang yang berada di kelas tinggi
mempunyai hak-hak istimewa dibanding yang berada di kelas rendah.
Pelapisan sosial merupakan gejala yang
bersifat universal. Kapan pun dan di dalam masyarakat mana pun, pelapisan
sosial selalu ada. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyebut bahwa selama
dalam masyarakat ada sesuatuyang dihargai, maka dengan sendirinya pelapisan
sosial terjadi. Sesuatu yang dihargai dalam masyarakat bisa berupa harta
kekayaan, ilmu pengetahuan, atau kekuasaan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam
kelas-kelas sosial secara bertingkat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan
di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.
Pelapiasan social jika dilihat dari
keadaan masyarat yang ada lingkungan RT saya cukup beraneka ragam, baik dari
segi ekomoni dan pendidikan, sebagian penduduk yang menghuni di lingkungan RT
saya juga banyak yang bukan asli orang pribumi ( dari luar Jakarta ), tetapi
masyarakatnya cukup baik dalam segi toleransi dan juga baik dalam komunikasi
antar satu dengan lainnya, kekompakan dan gotong royong disini terjadi sangat
baik, dengan sering diadakannya pertandingan-pertandingan kecil misalnya lomba
catur itu cukup membuat masyarakat menjadi kompak, ada juga kegiatan pengajian
setiap minggunya di lingkungan RT saya sehingga masih terasa sekali
kekeluargaannya, bahwa kita disini hidup bermasyarakat bukan hanya
sendiri.
Dari segi Ekonomi masyarakat
dilingkungan saya cukup beraneka ragam ada kelas atas, kelas menengah keatas,
menengah dan ada juga beberapa kelas bawah atau golongan miskin. keadaan
masyarakat dilingkungan saya golongan miskin persentasinya paling sedikit
diantara golongan yang lain. Tetapi rata-rata masyarakat dilingkungan saya
berada pada kelas menengah dan menengah keatas.
Dari segi Pendidikan masyarakat
dilingkungan saya pun cukup beraneka ragam, dari lulusan SD, SMP, SMA dan
lulusan Sarjana maupun Paska Sarjana. Dengan adanya perbedaan jenjang
pendidikan di lingkungan saya maka pekerjaan yang didapat pun cukup beraneka
ragam.
Inilah keadaan pelapisan sosial pada
lingkungan masyarakat khususnya yang berada di RT saya.
Jumat, 10 Januari 2014
Tugas Ilmu Sosial Dasar ke- 4
Pertentangan(konflik
batin) yang terjadi pada diri saya
Konflik batin yaitu konflik yang disebabkan oleh adanya dua gagasan atau lebih atau keinginan yang saling bertentangan untuk menguasai diri sehingga mempengaruhi tingkah laku. Pada kesempatan ini saya akan menceritakan tentang konflik batin yang dialami saya. Pada dua tahun yang lalu tepatnya tahun 2012 setelah saya
lulus SMA saya berniat ingin masuk di salah satu Perguruan Tinggi Negeri mengambil jurusan
Teknik pertambangan dan perminyakan, banyak proses yang sudah saya lakukan,
saya sudah berusaha mengikuti penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undangan
dan SNMPTN tetepi hasilnya saya belum berhasil lulus, pada saat pengumuman
bahwa saya tidak diterima di PTN saya mulai merasa bingung, apa yang harus saya
lakukan kedepannya? apakah saya akan melanjutkkan study di perguruan tinggi
swasta yang belum saya tahu minat saya dimana, potensi yang saya miliki apa?
atau saya menunggu satu tahun lagi untuk mencoba lagi tahun depan, mengikuti
proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN yang sama dengan jurusan yang
sama? sebelumnya setelah pengumuman hasil SNMPTN saya juga sempat mendaftar di universitas
swasta di Jogjakarta dengan mengambil jurusan yang sama yaitu pertambangan dan perminyakan, tetapi hasilnya masih belum berhasil.
Pada saat itu saya mengambil keputusan untuk menunda satu
tahun masa study saya, karena pada saat itu
saya masih merasa bingung saya ingin kuliah dimana dan mengambil jurusan
apa, saya pun masih penasaran untuk mencoba seleksi tersebut di tahun depan.
Saat saya menunda masa study, saya mengisi kegiatan dengan mengikuti bimbingan
belajar, pada waktu itu saya sempat mengikuti tes di IT Telkom Bandung dengan
pilihan prodi Teknik Telekomunikasi dan teknik informatika, hasilnya saya
berhasil lulus di IT Telkom Bandung dengan jurusan Teknik informatika, walupun
saya tidak lulus lagi di PTN yang saya tuju saya cukup merasa bersyukur saya
masih di Terima di IT Telkom bandung atau dulu disebut (STT Telkom), pada saat
diterima di IT Telkom saya juga sempat bingung untuk mengambil jurusan tersebut
karena saya belum mengerti benar apa tentang Teknik informatika sebenarnya saya
ingin di terima di jurusan Teknik Telekomunikasinya, Tetapi dengan suatu
keputusan dengan berfikir panjang dan saran dari kedua orang tua, saya memutuskan
untuk kuliah didaerah yang masih mudah dijangkau dari rumah (dekat dengan kedua
orang tua) akhirnya saya memutuskan untuk kuliah di Universitas Gunadarma dengan
jurusan Teknik Informatika. Sekarang saya harus berjuang dan fokus demi membanggakan dan membahagiakan kedua orang tua. Amin..
Inilah
pengalaman pribadi saya yang lumayan cukup membuat saya galau hehe..
Sekian
terimakasih :)
Langganan:
Postingan (Atom)









.jpg)






